Rabu, 18 Desember 2019

Pentingnya Asam Folat dan Cegah Rhinitis Bagi Ibu Hamil

Asam Folat Ibu Hamil

Bagi pasangan yang sudah menikah, hamil adalah waktu yang ditunggu-tunggu. Banyak hal yang harus dipersiapkan terutama pada calon ibu. Salah satu yang harus dipenuhi adalah kebutuhan asam folat. Bahkan kebutuhan asam folat juga diperuntukkan bagi wanita yang merencanakan kehamilan.  Asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9 yang juga disebut dengan folat. Bagi Anda yang merencanakan kehamilan, ketahui pentingnya asam folat untuk ibu hamil dan mau hamil

Manfaat dari asam folat :

1. Memproduksi sel-sel darah merah
Kecenderungan pada wanita hamil adalah mengalami anemia (kekurangan zat besi). Untuk itu diperlukan folat yang berfungsi untuk memproduksi sel-sel darah merah.

2. Mencegah cacat tabung saraf
fungsi terpenting dari asam folat adalah membantu perkembangan saraf bayi  ketika masih dalam kandungan. Agar tidak terjadi cacat sebelum kelahiran. Asam folat akan melindungi tabung saraf janin yang akan berkembang.

3. Mencegah bibir sumbing
Bibir sumbing adalah cacat bawaan dimana terbentuk satu atau lebih celah di bibir dan langit-langit mulut bagian atas. Nah, pemenuhan asam folat akan mencegah terjadinya bibir sumbing.

4. Mencegah cacat jantung bawaan
Asam folat juga bermanfaat untuk mengurangi resiko cacat jantung bawaan. 

5. Mengurangi risiko bayi lahir prematur
Sebuah studi mengatakan bahwa perempuan yang mengonsumsi asam folat setahun sebelum hamil bisa mengurangi risiko kelahiran prematur hingga 50%. 

6. Mencegah keguguran 
Manfaat lain dari asam folat adalah membantu mencegah keguguran, juga perkembangan bayi yang lambat dalam rahim dan masalah berat badan lahir rendah. 

7. Mencegah preeklamsia dan diabetes gestasional 
Mengkonsumsi asam folat juga membantu ibu hamil mengalami komplikasi selama kehamilan. Misalnya preeklamsia dan diabetes gestasional. 

Selain memenuhi kebutuhan asam folat selama kehamilan. Calon ibu juga harus menghindari hal-hal yang bisa membahayakan janinnya dan ini sering dijumpai pada ibu hamil. Misalnya saja Rhinitis alergi. Itu adalah peradangan pada mukosa (lapisan lendir) di hidung akibat pada alergen tertentu. Biasanya dipicu oleh debu, asap, bulu hewan, serbuk bunga, udara dingin, dan lain sebagainya.

Memang tidak begitu membahayakan, namun stres fisik dan psikis akibat alergi bisa memicu keguguran jika tidak segera diatasi. Oleh karena itu, langkah terbaik adalh cegah rhinitis tidak kambuh selama kehamilan. 
Load disqus comments

0 comments