Minggu, 28 April 2019

Pinjaman Online, Saat Proses Kredit Berada Dalam Genggaman

Masalah utang atau kredit rasanya memang tak pernah lepas dari lini kehidupan masyarakat sekarang. Mau beli mobil dan dananya kurang, bisa ajukan kredit. Mau punya rumah sendiri, bisa ajukan buat ambil KPR. Atau mau gelar resepsi tapi dana terbatas, ambilah pinjaman di bank. Masalahnya, tidak semua pengajuan pinjaman atau kredit dapat langsung diproses oleh pihak tersebut. Ada tahapan pengajuan berkas dan survey yang biasanya memerlukan waktu beberapa hari hingga hitungan minggu. Hal ini yang akhirnya dilirik oleh sejumlah pihak yang ingin memudahkan proses pengajuan kredit tanpa ribet, apalagi sampai memakan waktu lama, yakni dengan pinjaman online

Berdasarkan informasi yang didapat di internet, ternyata syarat pengajuan pinjaman online tergolong mudah, loh. Hanya bermodalkan KTP dan Kartu Keluarga, anda sudah dapat mengajukan pinjaman dengan beragam besaran, dari ratusan ribu hingga ratusan juta Rupiah. Tentunya, antara satu layanan dengan layanan lainnya ada perbedaan tentang batasan dan syarat, namun rata-rata tidak jauh berbeda dan cenderung mudah.

Pinjaman Online

Nah, syarat peminjaman yang mudah dan suku bunga yang diklaim tidak sebesar perbankan, membuat pinjaman online belakangan jadi pilihan bagi masyarakat yang memerlukan dana segar dalam waktu cepat. Apalagi yang tidak ingin dipersulit dengan urusan bolak-balik bank. Tak sedikit yang akhirnya tergiur ingin menggunakan layanan tersebut dengan alasan kemudahan dan tidak ingin membuang waktu.

Namun ternyata, dari 100 lebih aplikasi pinjaman dan sejumlah situs yang menyediakan layanan tersebut, tidak semuanya terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK RI. Hingga saat ini, dari data terakhir tahun 2018, hanya ada 64 perusahaan keuangan berbasis teknologi yang diakui keberadaan dan aktivitasnya dinilai legal oleh lembaga pengawas tersebut. Sisanya? Tentu saja dinilai ilegal dan berpotensi merugikan para nasabah. Tak jauh berbeda dari investasi bodong yang hanya memutar uang nasabah untuk gali lobang menguntungkan pihak tertentu dengan menghimpun dana. 

Syaratnya yang gampang, yakni slip gaji, salinan KTP dan BPKB atau jaminan lainnya, menjadi salah satu yang dinilai mudah untuk dilengkapi. Semakin tinggi nominal pinjaman, tentunya risiko macet cukup besar dan syarat tertentu juga berlaku, misalnya ada jaminan yang dapat menjadi pengaman bagi pihak perusahaan. Meskipun mudah, mereka tentu tidak ingin rugi jika anda tidak melaksanakan kewajiban. 

Jenis-jenis pinjaman pun rupanya tak kalah beragam jika dibandingkan dengan kredit yang ditawarkan oleh perbankan atau perusahaan lainnya. Jenis pinjaman dibedakan berdasarkan jumlah pinjaman, jangka waktu angsuran, suku bunga, agunan dan tujuan pembiayaan.

Kredit Karyawan, biasanya dikhususkan untuk karyawan yang masih aktif bekerja di suatu instansi, syaratnya cukup menunjukkan SK pengangkatan kerja dan slip gaji dari perusahaan. Penggunaannya pun beragam, bisa untuk renovasi rumah, pendidikan anak hingga kebutuhan lainnya.

Kredit Kendaraan Bermotor, ditujukan untuk membiayai pembelian kendaraan bermotor untuk individu ataupun badan usaha.

Kredit Tanpa Agunan, tak jauh berbeda dengan KTA lainnya yang ditawarkan oleh bank atau lembaga lainnya. Di mana pengguna tidak perlu mengagunkan asetnya untuk mendapatkan pinjaman. Namun umumnya, pinjaman jenis ini mengharuskan anda untuk memiliki kartu kredit sebagai syarat pengajuan.

Kredit Kepemilikan Rumah, sama seperti KTA yang layanannya juga disediakan oleh bank, pinjaman ini juga ada yang bersifat online, yang disediakan oleh perusahana penyedia jasa layanan pinjaman berbasis teknologi atau fintech.

Pinjaman Usaha, sekilas pinjaman jenis ini mirip dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh bank nasional, namun dengan cara pengajuan yang jauh lebih mudah karena hanya memakan waktu 2-3 hari saja untuk dapat dicairkan. 

Umumnya memang besarannya bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Jika anda memiliki aset yang dapat jadi jaminan, biasanya besaran pinjaman yang dapat diajukan juga jauh lebih besar, untuk memenuhi kebutuhan dengan program angsuran yang juga dapat disesuaikan. Pinjaman jenis ini menurut sebagian besar orang justru lebih mudah, karena tidak memakan waktu lama untuk berurusan di bank dan risiko penolakan yang jauh lebih rendah.

Rendahnya suku bunga yang ditawarkan juga menjadi keuntungan bagi pengguna, di mana rata-rata besarannya antara 0,5 persen yang jauh lebih rendah dari pinjaman konvensional. Besaran ini tentunya juga disesuaikan dengan ada atau tidak adanya jaminan yang diberikan kepada anda sebagai peminjam. Kalau jaminan bernilai lebih besar, tentu saja bunganya akan jauh lebih rendah dengan tenor yang dapat dinegosiasikan dengan pihak penyedia jasa. 

Itu tadi informasi yang kami lansir dari laman https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online  yang menyediakan layanan kredit atau pinjaman online yang terpercaya. Tak hanya kredit pinjaman usaha, kredit lainnya pun juga dapat kita pilih dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Tentunya kita juga harus benar-benar jeli dalam memilih perusahaan layanan kredit ini sebelum memutuskan untuk memanfaatkannya. Salah pilih, tentunya ada risiko yang harus ditanggung, seperti kebocoran informasi pribadi yang dikhawatirkan disebarluas dan disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Semakin jeli calon nasabah, risiko kerugian bagi diri sendiri dan oranglain juga akan dapat dihindari, loh.
Load disqus comments

0 comments